Semangat Tanpa Batas, Melakukan Segala Sesuatu
Yang Dibutuhkan Demi Mencapai Tujuan. A-p-a-p-u-n itu
Oleh: Indri Susilowati (susilowatiindri1@gmail.com)
Saya Indri Susilowati, lahir di
Jakarta bulan November 1997, saya anak pertama dari 2 bersaudara,
Berbicara tentang anak pertama sangat identik dengan tanggung jawab yang besar,
tulang punggung untuk adik dan keluarga, satu impian saya dalam hidup ini hanya
untuk membuat bangga kedua orang tua saya,membuat mereka tersenyum ketika saya
mampu berdiri tegak dengan cita-cita yang Insya Allah akan saya wujudkan. .
Alhamdulillah,atas karunia Allah yang
Maha besar saat ini saya sedang belajar di dunia perkuliahan tepatnya di
Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Bahasa dan Seni, Prodi Pendidikan Bahasa
Arab.
Teringat
dengan masa Sekolah kejuruanku ketika dimana saya mempunyai mimpi besar untuk
menjadi siswa terbaik, terbaik dari sekumpulan insan terbaik . Ketika ujian
nasional,ujian sekolah selesai rasanya belum lapang karena masih banyak
tanggung jawab serta perjuangan yang harus saya hadapi. Sebelum lulus,
diwajibkan untuk seluruh kelas 12 untuk mendaftar Perguruan Tinggi Negeri
melalui jalur SNMPTN, benakku berkata saya tidak mungkin kuliah, apalagi
melihat kondisi ekonomi orang tua saya, namun prasangka itu hanyalah sebuah
angin yang tak bermakna, bisikan sahabat yang selalu mencoba menyemangati saya
untuk mencoba daftar Perguruan Tinggi Negeri, dan saya mencoba untuk
mendaftarkan diri tanpa terlepas dengan untaian shalawat. Benakku berkata, tak
mungkin saya lulus dalam SNMPTN dan dalam lintas pikiran saya, sudah biar saja
saya tidak kuliah dan bekerja membantu kedua orang tua saya dirumah. Dan
Alhamdulillah maha besar Allah, Allah memberikan kesempatan dan karunianya
kepada saya lolos dalam program studi
pendidikan bahasa arab, sempat ragu, namun saya yakin banyak tujuan yang
tersirat dan tersurat Allah pilihkan saya masuk Prodi Pendidikan Bahasa Arab.
Awal mengikuti kegiatan perkuliahan
saya takjub dengan teman-teman saya yang berlatar belakang pesantren, mereka
sangat fasih dalam keterampilan berbicara, membaca juga keterampilan lainnya.
Hal tersebut sempat membuat saya rendah diri, bahkan takut untuk memulai, yang
saya rasa adalah seperti memasuki dunia orang-orang hebat dan saya hanya
menjadi buih didalamnya. Satu minggu, dua minggu, satu bulan, dua bulan, satu
semester dan pada awal semester dua dalam program studi saya ada acara Qoryah
‘Arobiyah seperti halnya pesantren kilat. Di acara inilah bisikan semangat
mulai membara, karena saya melihat paparan dari orang-orang hebat, Kak Chaidir
Zarkasih namanya, teringat dengan apa yang di ucapkan beliau bahwasanya “
Lebih baik mengambil tindakan meskipun salah, dari pada diam saja tanpa
bertindak”, ungkapan tersebut yang memacu saya untuk berani
melakukan sesuatu, meskipun salah, karena dengan kesalahan,kita akan tahu mana
yang benar. Sebanyak Apapun ‘bekal’ kita, sama sekali tidak ada gunanya
ketika kita dirintangi rasa takut, Lagi dan lagi jangan pernah kita beri
ruang untuk rasa takut, karena takut akan membelenggu segala-galanya,maka ia
menjadi penghalang terbesar bagi keberhasilan.
Saya awali semester dua dengan
semangat baru, semangat berani dan taklagi ingin berkawan dengan rasa takut,
Pada awal semester ini saya mulai berani menuliskan tujuan saya secara jelas
dan tegas, mengapa tidak dari awal semester hal ini yaa… Nampaknya tekad dan
rasa berani saya mulai tumbuh disemester ini. Sebagai seseorang yang baru
mendapatkan bisikan semangat dan rasa berani, Saya membulatkan tujuan untuk
menjadi Mahasiswa Berprestasi, Alasannya sederhana, karena ingin
mengangkat derajat orang tua, bagaimanapun caranya dan apapun itu hambatannya
saya sebagai anak pertama harus bisa angkat derajat orang tua, tidak ingin melihat orang tua saya bekerja menjadi
kuli bangunan selamanya, saya pun yakin bahwasanya seorang anak kuli bangunan
bisa berkuliah dan berprestasi. Saya percaya bahwa kesuksesan dimulai dengan
menetapkan tujuan. Tujuan yang jelas,sejelas-jelasnya. Tujuan yang tegas,
setegas-tegasnya.
Berbicara berani menetapkan tujuan,
tujuan saya yang pertama adalah hal sederhana, berani ikut kompetisi lomba,
lomba berbahasa arab khususnya, saya suka berpuisi karena dengannya saya dapat
menyampaikan semua rasa, awal mengikuti lomba ketika acara Arabic Champhion tingkat
program studi bahasa arab, dan Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan juara
satu, padahal bersaing dengan kakak tingkat yang sudah belajar matakuliah
sastra, namun lagi dan lagi saya yakin dan takpernah beri ruang untuk rasa
takut. Berbagai kompetisi lomba saya ikuti, mulai tingkat fakultas dan tingkat
universitas dan nasional.
Selain
senang berpuisi saya senang berwirausaha, usaha yang saya lakukan adalah
berjualan makanan atau produk hijab, makanan atau snack ringan yang saya bawa
setiap harinya membuat saya senang, karena saya berwirausaha dan mendapatkan
banyak teman dengan wirausaha. Kegiatan wirausaha yang saya tekuni cukup lama,
saya ajukan pada Program Mahasiswa Wirausaha Universitas negeri Jakarta, tahap
demi tahap saya ikuti, dan pada tahap presentasi produk saya belum berhasil mendapat
dana hibah dari Program Mahasiswa Wirausaha, Hal tersebut tidak membuat saya
putus asa, justru saya berterimakasih dan mendapat hikmah dengan mengikuti
Program Mahasiswa Wirausaha, saya mendapatkan suatu program Kompetisi Bisnis
Mahasiswa Indonesia, saya coba ajukan kembali produk saya pada program tersebut
dan Alhamdulillah berhasil di danai oleh Kementrian Riset Teknologi Pendidikan
Tinggi. Dari pengalaman tersebut saya faham bahwasanya “Pokoknya, lakukanlah
apapun yang dibutuhkan, berkomitmen untuk siap melakukan segala sesuatu yang
dibutuhkan demi mencapai tujuan tersebut. A-p-a-p-u-n itu”.
Sama halnya berkomitmen dengan
impian saya yaitu ingin mengangkat derajat orang tua dengan menjadi mahasiswa
berprestasi, mahasiswa berprestasi adalah dimana kita bisa bermanfaat untuk
orang lain, seperti hadits nabi “ Khoirunnas Anfa’uhum Linnas” Sebaik-baik
manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain, menurut saya Berprestasi
adalah ketika kita dapat bermanfaat dalam hal kebaikan untuk orang lain.
Saya memberanikan diri untuk ikut ajang pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat
prodi, dengan bekal dan rasa yakin saya lanjut pada pemilihan mahasiswa
berprestasi tingkat fakultas, Pada tahap ini hanyalah kekuatan do’a kepada
Allah dan Restu Orang tua yang saya hanturkan karena kembali ketujuan utama
saya adalah ingin mengangkat derajat orang tua, maka hal ini saya lakukan
semata-mata untuk orang tua. Orang tua saya selalu mendukung apapun kegiatan
yang saya lakukan selagi kegiatan positif dan dapat bermanfaat untuk orang
lain, orang tua saya juga yang memberi nasihat bahwasanya hidup kita ini harus
bermanfaat untuk orang lain.
TIba saatnya masuk semester 7,
teringat foto editanku saat awal mula kuliah untuk lulus dengan 7 semester atau
3,5 tahun. Lagi-lagi orang tua yang menjadi alasan kuat untuk saya segera lulus
dan bantu mereka khususnya dalam bidang financial. Mulai nyusun skripsi dari awal semester lima
yang memang sempat beberapa kali ganti judul. Nikmat proses menyusun skripsi
dengan rahasia yang tak perlu khalayak tahu, bahwa setiap malam juga nangis
bingung mau nulis apa lagi. Hehe. Namun keyakinan ku untuk lulus Alhamdulillah
dipermudah da nada satu hal yang sangat penting dalam hidup, yaitu OPTIMIS.
dengan berfikir optimis kita akan menggali atau mengenali potensi yang ada pada
diri kita sendiri, entah itu produk, keahlian apa saja da selalu mencari
peluang diluar dirinya untuk meyalurkan potensi, Dengan optimisme, tak
satupun yang bisa membunuh impian seseorang mencapai tujuannya. Saya
bertekad bahwa segala mimpi-mimpi yang ingin dicapai itu membutuhan keyakinan
serta kesungguhan pada Allah SWT dan diri sendiri. Niat serta usaha yang
maksimal bisa membuahkan hasil yang baik . maka dari itu terus berjuang
mengejar mimpi-mimpi kita, gantungkan mimpi itu setinggi bintang-bintang di
langit, karna jika kita jatuh pasti kita akan jatuh di antara bintang-bintang.
Semangat dan jangan pernah menyerah.
عَسَى
اللهُ أَنْ يُسَهِلَنَا فِي كُلِّ أمر وَ عَسَى اللهٌ أَنْ نَجَاحْنا فِي
المُسْتَقْبَلِ...... آمِيْن
"Semoga Allah memberikan kita kemudahan dalam setiap urusan, dan
Allah beri kesuksesan untuk masa depan”.
No comments:
Post a Comment